Dulu awal-awal muncul Tokopedia, saya sudah skeptis ajah. Males gitu belanja kalau pakai perantara, ngga langsung berhubungan sama penjual. Soalnya Tokopedia ini kan sistemnya market place atau mall online. Jadi banyak toko online kumpul di sini menawarkan jualan. Kalau kita mau pesen barang transaksinya lewat Tokoedia, kemudian pihak Tokoedia yang meneruskan ke penjual. Transfernya pun ngga langsung ke penjual tapi ke rekening bersama milik Tokopedia. Nanti kalau barang sudah sampai ke konsumen, barulah uang diteruskan ke rekening Tokopedia milik penjual dan sewaktu-waktu bisa diambil.

Beberapa teman ada yang pernah belanja di Tokopedia dan kata mereka recommended, jadinya saya pengen coba-coba juga.

Kebetulan pas waktu itu lagi ada promo diskon 50% pembelian voucher Tokopedia dengan kartu kredit. Tergiurlah saya hahaha. Akhirnya ikut berburu juga. Ternyata ngga mudah bo, yang ngincer kan banyak. Jadi rebutan. Siang hari aja, voucher yang tersisa tinggal dua ratusan padahal katanya yang dijual seribu voucher. Terus mantengin laptop dan mencoba peruntungan akhirnya dapet juga voucher Tokopedia 100 ribu yang saya beli hanya seharga Rp.50.000,-. Alhamdulillah.

Beberapa hari setelah itu saya coba belanja baju renang untuk Hana sama teropong. Karena harus belanja minmal Rp.200.000 kalo pakai voucher akhirnya saya belanja lagi untuk genapin. Apa ya? Oh iya pengen beliin Thifa lego-legoan, ya udah angkut ke keranjang.

Belanja ini via Tokopedia

Ohiya sebelum belanja tentunya kita harus punya akun Tokopedia. Bikinnya gampang kok, pokoknya semua instruksinya jelas. Saya aja yang gaptek cepet ngikutinnya.

Setelah semua belanjaan saya masukkan ke keranjang, dan mengisi data alamat pengiriman, saatnya memilih metode pembayaran. Saya pilih pakai kartu kredit. Kalo bayarnya pakai kartu kredit, setelah isi data-data kartu nanti kita akan dikirimin SMS yang berupa kode dan itu harus dimasukkan juga dalam form. Setelah semua beres, pesanan diteruskan kepada penjual oleh pihak Tokopedia.

Respon penjual baju renang dan teropong cepat, ngga ada sejam mereka sudah mengkonfirmasi pesanan. Penjual baju renang mengirimi saya inbox, yang mengatakan bahwa baju renang warna yang saya inginkan sudah habis. Adanya warna lain. ya udah saya pilh saja warna yang ada.

Besoknya saya mendapat keterangan bahwa barang pesaan saya sudah dikirim, dan besoknya lagi barang sudah sampai rumah.

Ternyata belanja di Tokopedia mudah. Ngga seperti bayangan saya bakalan ribet. Ya meski ngga semuanya langsung antara penjual dan pembeli tapi Tokopedia sudah membuat sistem semudah mungkin.

Oya bagaimana dengan pesanan saya yang satu lagi, mainan lego-legoan? Begitu tiga hari tidak dikonfirmasi oleh penjualnya, maka otomatis pesanan saya dianggap batal dan uang yang sudah saya transfer masuk ke rekening Tokopedia milik saya. Uang itu bisa saja langsung saya pindah ke rekening bank milik saya, tapi karena lagi malas utak-atik ya saya biarin aja di situ, dan akhirnya saya buat belanja lagi kemarin. Lebih mudah malah kalo belanjanya pakai rekening Tokopedia, ngga usah masukkin segala macam data, langsung approve aja. Lebih praktis.

Saldo di rekening Tokopedia masih 21ribuan, buat belanja apalagi yaa :p
Ini pengalaman saya belanja di Tokopedia, ternyata mudah. Dan yang pasti metode belanja kaya gini tujuan utamanya sih supaya aman. Baik dari sisi penjual maupun pembeli. Karena pembelian barang tidak akan diproses sebeum dibayar dan uang tidak akan diteruskan kepada penjual sebelum barang diterima. Jadi fair. Tapi sejauh ini Alhamdulillah kalau saya ngga pernah bermasalah saat berbelanja online baik yang sistemnya market place ataupun yang langsung berhubungan antara penjual dan pembeli.

Bagaimana dengan pengalaman belanja online-mu irters?

@emakirits